Notasi pada Ruang dan Waktu

Jalan ini dipenuhi cita, sungguh ku bernyayi dikisah serpihan nurani ini, dipesona sang pena ku sandarkan sejuta asa ini, dilirihnya goresan luka, ku menatap sungai ini bertabur kilau permata, walau malapetaka memutar dalam gusar, selama tangisan ini masih berhak menumpahkan segala, selama matahari masih bersinar esok pagi, selama langit masih di atas sana, selama bumi ini berotasi digarisnya, selama nahkoda ini masih menggenggam kemudi bahteranya, selama rasa malu masih bersemayam digenggaman, selama rantai janji masih menuai transaksi, selama semua jawaban menuai tanya-tanya berikutnya, selama Dia masih memilih ku untuk berdiri di sini, di hari ini, di atas tanah ini, di sisa darah ini ku berteriak lantang dalam hati, aku memarahi setiap langkah di lembar lalu sejarah yang merefleksi usiaku, kemudian ku menatap lembaran-lembaran kosong di sisa halaman buku takdirku, akankah lagi ku tulis perih dan porak-poranda di sisa halamannya, atau ku kan mengurai kembali rangkaian bunga cita dan asa itu, lalu menyusunnya menjadi kupu-kupu, jadinya aku terserah aku, aku adalah keputusanku, aku meminta izin kepada-Mu untuk melangkah, ya Rabb.

Dengan kaitkata , , ,

3 thoughts on “Notasi pada Ruang dan Waktu

  1. Cahya mengatakan:

    1000 ‰ bagus🙂

  2. ree_sha mengatakan:

    jadinya aku terserah aku, aku adalah keputusanku, aku meminta izin kepada-Mu untuk melangkah, ya Rabb.

    flo likes that…much!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: