Mahasiswa yang Budak – Mahasiswa yang Buruh

Ternyata, hehe, masih ada segenggam harapan, hehe, ternyata. Setelah “kenakalan” yang sewajarnya saya lakukan atas “kenakalan” yang tidak wajar yang dilakukan oleh pihak-pihak dari industri pendidikan, maaf maksud saya pabrik pendidikan, S*KN 5 Bandung. Akhirnya sikap “melarikan diri saya” dari “sesuatu yang tidak semestinya saya kerjakan” yang berlandaskan prinsip-prinsip keadilan, kewajaran, logika transaksional, norma-norma agama, hukum dan HAM, juga nasionalisme kebangsaan cukup menstimulus pihak sekolah untuk menganggap saya sebagai “klien pendidikan”, bukan lagi sebagai “budak gratisan”.

Mudah-mudahan saja, penyakit “kronis” logika kentimpangan kompensasi transaksional, yang telah melegalkan mahasiswa untuk dijadikan “ban serep” di setiap semester, yang telah menjadi kewajaran di sana bisa disembuhkan kedepan.

Saya kira saya bakal tidak lagi dianggap “ada” disana. Saya sudah menyiapkan draft surat pembaca yang mau saya suntikkan ke Pikiran Rakyat untuk membongkar, menelusur, sekaligus mengorbitkan wacana yang mau nggak mau, sedikit banyak akan menyinggung dan mengurai tata pendidikan di S*KN 5 Bandung. Tapi baru saja saya menerima sabda, sms dari teman, yang berisi notifikasi kalau saya dipanggil untuk menghadap guru pembina, tempat saya latihan mengajar.

Alhamdulillah, akhirnya saya dianggap mahasiswa setelah 3 bulan berada di sana. Sebelumnya kami diperlakukan sebagai “budak”, yang jauh tidak lebih manusiawi ketimbang “buruh”. Pasalnya seorang buruh akan tetap mendapat kompensasi “logis” dari peluh keringatya, sekalipun sering diperlakukan sewenang-wenang oleh kapitalis. Walaupun terlambat, usaha menganggap saya “ada” itu tetap saya hargai. Sekalipun waktu sudah dalam hitungan mundur sebanyak 5 hari lagi dari “akhir” PLP (Pendidikan Latihan Profesi) di sekolah X tersebut.

Dengan kaitkata , , ,

One thought on “Mahasiswa yang Budak – Mahasiswa yang Buruh

  1. Thomas mengatakan:

    Semoga saja dengan berubah status menjadi mahasiswa paradigma dalam menempuh pendidikan juga bisa berubah

    salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: