NIKAH, MENIKAH, DINIKAHKAN, DINIKAHI, MENIKAHI

Perasaan TAGLINE di jidat gw kalo ketemu temen pasti ditanya kapan lu nikah? Ini terjadi bukan tanpa sebab, coz everything happens for a reason? Uh, yea karena gw sering banget bicara tentang nikah! Holly crap! Tadinya ini tulisan mau gw kasi judul JANGAN MENIKAH, tapi udah ada yang nulis pake judul itu. Yap, mereka yang masuk ke dalam barisan tentara sakit hati.

Pernikahan. WOW! A topic that I’ve been started to learn 7-8 years ago. HAS BEEN LEARNED! Gw pelajari dengan penuh emosi dan ilusi di awal-awal perkuliahan sebagai mana anak muda. Hah? Perasaan anak muda umur 20-an di zaman sekarang inginnya pacaran tanpa memikirkan apa itu pernikahan. Yes, btw … until now – all what I’m doing is just to LEARN! And it definitely never IMPLEMENTED! LOL! Yes, belasan buku tentang pernikahan terbeli dan terbaca, seminar, ceramah pernikahan, diskusi harian dengan teman-teman (yang pada akhirnya merekalah yang pada menikah duluan – heuheu) bahkan gw sampai ikut PELATIHAN PRA-NIKAH sebanyak 12 kali pertemuan, oh great, what a wonderful history.

Do’oh, semangat itu semua hanya menjadi angan-angan yang bertepuk sebelah tangan. By the way  dari 21-an teman yang mengundang ke pernikahannya – 123456789 – hampir dari 15 undangan pernikahan aku hadiri. Bayangkan, sebagai seorang mahasiswa dengan kondisi keuangan yang  pas-pasan, harus berpayah sampai menghadiri pernikahan temannya di luar pulau seperti ini, yup sendirian – karena teman-teman yang lain – yang “seukuran mahasiswa” ndak bisa hadir because a loooooooot of reason.

Pada akhirnya hingga kini – semua itu cuman mempelajari – awalnya dikarenakan motivasi, mungkin ilusi, tapi bukan halusinasi – yang begitu besar untuk menikah di usia dini. WATCH AND LISTEN!

Berpuisi atau bernarasi seperti ini atau ini pun tidak lantas membuat you ujug-ujug menikah. Karena menikah itu KEPUTUSAN. Jadi ke KUA hari ini atau tidak? Ada wali? Go! But in fact isn’t as that simple. Atau mungkin you kira se simpel mendengar alunan musik seindah di bawah ini – ini juga nggak bakal membuat ente tiba-tiba menikah, hmm.

For The Rest of My Life

So, if you asked me, “Apa lagi sih yang ngehalangi elu nikah bro? persaan kalo gw liat elo gak jelek-jelek amat, udah kerja lagi, baek lg orangnya – and I know you’re normal >>> jadi kapan lu nikah?” I’ll answer that type of question with laugh! Karena kadang tertawa bisa memecahkan masalah.

SO WELL PREPARED doesn’t mean it will be WELL DONE!

Mengapa pernikahan itu perlu? Topik MTGW minggu kemarin. Ada sisipan yang sangat menarik dan in context sama gw:

Audiens: Bagaimana cara menyikapi jodoh pilihan orang tua? Apakah peran orang tua dalam membantu anaknya memilih pasangan hidup yang tepat?

MT: Nah, orang tua harus diingatkan bahwa yang menikah bukan dia – yang menikah adalah anaknya. Karena yang akan menikah adalah anak-anak kita. Maka sebetulnya peran orang tua untuk meluruskan pilihan anak bukan pada saat anaknya mau menikah, tapi jauh sebelum kebutuhan menikah itu timbul. Yaitu dari menunjukkan perilaku orang tua yang saling mengasihi di depan anak-anaknya. Jadi kalau mau membantu anak kita memilih, mulailah dengan mencontohkan kehidupan suami dan istri yang baik. Anak tidak bisa menulis ulang sejarah pernikahan orang tuanya – tapi anak tau apa yang terbaik maka ia harus setia pada yang menurutnya baik – upayakan orang tua mengerti dengan sebaik-baiknya. Kalau tidak, itu tetap hidup Anda.

 bkan kta yg mrncnakan trus ALLAH yg mnentukan
tapi ALLAH tlah mrencanakan,,,nah kitalah yg mnentukan | Abimanyu

Dengan kaitkata , , , , , , , , , , ,

3 thoughts on “NIKAH, MENIKAH, DINIKAHKAN, DINIKAHI, MENIKAHI

  1. irmutmarmut mengatakan:

    so..kapan nikah mifth???hahaha

  2. adiplex mengatakan:

    good,. sebagai seorang laki-laki ya menikahi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: