Marah kepada TUHAN

Tingkah laku manusia memarahi Peciptanya sering bertepatan dengan periode dimana ia sedang melalui suatu titik peleburan ego/turning point/dipukul oleh ego. Jedug.

Tidak tahan terhadap sesuatu yang sangat menyakitkan dan menjengkelkan. Cinta, kematian, penyakit, kecelakaan atau bencana alam adalah hal yang paling sering membuat manusia memarahi Tuhan. Namun kemarahan tidak terbatas pada situasi traumatik seperti itu. Hal ini juga dapat muncul ketika orang mengalami kekecewaan pribadi, kegagalan, atau sakit interpersonal, hingga beberapa orang melihat Tuhan sebagai yang bertanggung jawab untuk semua hal tersebut, dan mereka menjadi marah ketika mereka beranggapan Tuhan telah kejam atau tidak peduli atau tidak adil. Mereka mungkin berpikir bahwa telah ditinggalkan, dikhianati Allah.

Sedikit berbeda dengan atheis, mereka yang memarahi Tuhan masih percaya adanya Kuasa di balik apa yang menimpa kehidupannya. Sedangkan para atheis, telah mengidap suatu bentuk denial yang sangat kronis akibat ketidakmampuan mengatasi persoalan hidupnya/akibat suatu peristiwa traumatik yang menimpanya.

Exline, seorang professor dari Case Western Reserve’s College of Arts and Sciences menyatakan dalam penelitianya, “Mungkin sulit bagi orang untuk mengakui kemarahan mereka terhadap Tuhan. Banyak orang yang malu dan tidak mau mengakui perasaan mereka,” katanya. “Secara khusus, orang-orang yang sangat religius mungkin percaya bahwa mereka harus berfokus hanya pada sisi positif dari kehidupan mereka.”

Ya, ikhlas dan bersabar adalah teori yang sudah diturunkan berabad abad lalu. Tapi ketika kita benar-benar mengalami peristiwa besar yang menyakitkan dalam perjalanan hidup, barulah kita dihadapkan pada pilihan itu, bersabar, hancur, atau memarahi tuhan?

Dengan kaitkata , , , ,

One thought on “Marah kepada TUHAN

  1. padasaatnya mengatakan:

    Yes!! Tuhan baik, sangat baik dan teramat baik!!!
    Lets share :
    http://bandunggrace.wordpress.com/2012/04/15/kasih-karunia/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: